Tampilkan postingan dengan label kanker serviks. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kanker serviks. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 September 2017

Kanker Serviks

Kanker Serviks

Pengertian
Kanker serviks adalah kanker yang muncul pada leher rahim wanita. Leher rahim sendiri berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina. Semua wanita dari berbagai usia berisiko menderita kanker serviks. Tapi, penyakit ini cenderung memengaruhi wanita yang aktif secara seksual.
Gejala kanker serviks yang paling umum adalah pendarahan pada vagina yang terjadi setelah berhubungan seks, di luar masa menstruasi, atau setelah menopause. Meski terjadi pendarahan, belum tentu itu kanker serviks. Untuk memastikan penyebab kondisi Anda, segera tanyakan kepada dokter agar ditangani lebih lanjut.

Jenis Kanker Serviks
Dengan mendeteksi jenis kanker serviks yang diidap oleh pasien akan membantu proses pengobatannya dan penanganan yang tepat. Terdapat dua jenis kanker serviks, yaitu:
l  Karsinoma sel skuamosa
Jenis kanker serviks yang bermula pada sel-sel lapisan bagian luar leher rahim yang tipis dan datar (sel skuamosa) yang menonjol ke dalam vagina. Mayoritas kasus kanker serviks yang muncul adalah jenis ini.
l  Adenokarsinoma
Jenis kanker serviks yang bermula pada sel kelenjar berbentuk kolom pada saluran leher rahim.

Stadium Kanker Serviks
l  Stadium 0: stadium prakanker. Tidak ada sel kanker di leher rahim, tapi ada perubahan biologis yang berpotensi menjadi kanker. Tahap ini sering disebut sebagai cervical intraepithelial neoplasia (CIN) atau carcinoma in situ (CIS).
l  Stadium 1: kanker masih berada di dalam leher rahim dan belum ada penyebaran.
l  Stadium 2: kanker sudah menyebar ke luar leher rahim dan di jaringan sekitarnya. Tapi belum mencapai dinding panggul atau bagian bawah vagina.
l  Stadium 3: kanker sudah menyebar ke dinding panggung dan/atau ke bagian bawah dari vagina.
l  Stadium 4: kanker sudah menyebar ke usus, kandung kemih, atau organ lain,  seperti paru-paru.

Pengobatan Kanker Serviks
Penanganan kanker serviks tahap awal, yaitu operasi pengangkatan sebagian atau seluruh organ rahim, radioterapi, atau kombinasi keduanya. Penanganan kanker serviks stadium akhir, yaitu radioterapi dan/atau kemoterapi, dan kadang operasi juga perlu dilakukan. Pada kasus kanker serviks yang tidak bisa disembuhkan, mungkin akan disarankan untuk dilakukan perawatan paliatif. Perawatan jenis ini berfungsi untuk memperlambat penyebaran kanker, memperpanjang usia pasien dan mengurangi gejala yang muncul, misalnya rasa sakit dan pendarahan vagina.

1.     Prosedur Pengangkatan Sel-sel Prakanker
l  Biopsi kerucut: yaitu pengangkatan wilayah tempat jaringan yang abnormal melalui prosedur operasi.
l  Terapi laser: pemakaian laser untuk membakar sel-sel abnormal.
l  LLETZ atau large loop excision of transformation zone: sel-sel abnormal dipotong memakai kawat tipis dan arus listrik.

2.     Operasi
l  Operasi radical trachelectomy
Prosedur ini lebih cocok untuk kanker serviks yang terdeteksi pada stadium awal dan akan ditawarkan kepada wanita yang masih ingin memiliki anak. Operasi ini bertujuan mengangkat leher rahim, jaringan sekitarnya, dan bagian atas dari vagina, tanpa mengangkat rahim.
l  Operasi Histerektomi / pengangkatan rahim
Histerektomi adalah operasi pengangkatan rahim wanita. Histerektomi dilakukan untuk berbagai alasan, salah satunya untuk operasi kanker serviks stadium awal. Agar kanker tidak kembali lagi, radioterapi juga mungkin perlu dilakukan.
Ø  Histeraktomi sederhana
prosedur di mana leher rahim dan rahim akan diangkat. Pada beberapa kasus, ovarium dan tuba falopi bisa juga turut diangkat. Prosedur ini bisa dilakukan untuk kanker serviks stadium awal.
Ø  Histeraktomi Radikal
Leher rahim, rahim, jaringan di sekitarnya, nodus limfa, ovarium, dan tuba falopi, semuanya akan diangkat. Ini operasi yang cenderung dilakukan pada kanker serviks stadium satu lanjutan dan stadium dua pada tahap awal.
l  Pelvic exenteration
Pelvic exenteration adalah operasi besar yang hanya disarankan jika kanker serviks kembali muncul setelah pernah diobati dan sempat sembuh. Operasi ini dilakukan jika kanker kembali ke daerah panggul, tapi belum menyebar ke wilayah lain.
Setelah operasi, vagina bisa direkonstruksi ulang memakai kulit dan jaringan yang diambil dari bagian tubuh lainnya. Anda tetap bisa melakukan hubungan seks  beberapa bulan setelah operasi ini.
Terdapat dua tahapan pelvic exenteration yang harus dilewati. Tahap pertama, kanker akan diangkat bersamaan dengan kandung kemih, rektum, vagina, dan bagian bawah dari usus. Lalu tahap yang kedua, dua lubang yang disebut stoma akan dibuat di perut untuk mengeluarkan urine dan kotoran dari tubuh. Kotoran yang dibuang dimasukkan ke dalam kantung penyimpanan, disebut dengan istilah kantung colostomy.

3.     Penanganan Kanker Serviks dengan Radioterapi
Untuk penanganan kanker serviks stadium awal, radioterapi bisa dilakukan sendiri atau dikombinasikan dengan operasi. Sedangkan pada kanker serviks stadium akhir, radioterapi akan dikombinasikan dengan kemoterapi untuk mengendalikan pendarahan dan rasa nyeri.
Radioterapi bisa diberikan dengan dua cara yaitu:
l  Eksternal. Mesin radioterapi akan menembakkan gelombang energi tinggi ke bagian panggul pasien untuk menghancurkan sel kanker.
l  Internal. Implan radioaktif akan dimasukkan di dalam vagina dan leher rahim pasien.
Proses radioterapi biasanya berjalan sekitar satu sampai dua bulan. Meski begitu, radioterapi tidak hanya menghancurkan sel-sel kanker, terkadang, radioterapi juga menghancurkan jaringan yang sehat. Efek samping bisa bertahan selama berbulan-bulan atau bahkan tahunan. Pada beberapa kasus, efek samping ini bisa bersifat permanen. Tapi, kebanyakan efek samping akan hilang dalam dua bulan setelah menyelesaikan pengobatan.
Terapi proton termasuk dalam jenis radioterapi tapi dengan kinerja yang jauh lebih baik dari jenis radioterapi lainnya. Terapi proton hanya memberikan efek samping sangat minim bagi pasien kanker. hal ini dikarenakan sinar proton masuk kedalam tubuh dengan frekuensi yang sangat minim dan pada saat sampai ke jaringan kanker memancarkan energi maksimumnya kemudian hilang seketika sehingga jaringan normal disekitar jaringan kanker tidak rerkena efek samping sama sekali atau hanya minim efek samping. Terapi proton hanya berlansung kurang lebih 20 menit dan tanpa rasa sakit, kemudian pasien dapat beraktifitas seperti biasa kembali setelah terapi.

4.     Mengobati Kanker Serviks dengan Kemoterapi
Untuk mengobati kanker serviks, kemoterapi bisa digabung dengan radioterapi. Untuk kanker stadium akhir. Kemoterapi dilakukan untuk memperlambat penyebaran dan mengurangi gejala yang muncul. Pengobatan ini sering disebut sebagai kemoterapi paliatif.
Kemoterapi memakai obat-obatan untuk menghancurkan sel kanker. Berbeda dengan radioterapi atau operasi yang berdampak pada bagian tertentu saja, kemoterapi akan berdampak pada seluruh tubuh. Obat ini mengincar sel yang tumbuh dan berkembang biak dengan cepat, terutama sel kanker. Tapi sel sehat yang berkembang biak dengan cepat juga bisa terpengaruh.
Anda harus sering melakukan tes darah ketika menjalani pengobatan kemoterapi. Tes darah bertujuan untuk memeriksa kesehatan ginjal Anda, karena beberapa obat-obatan kemoterapi bisa merusak ginjal.
5.     Terapi Biologis/ Imunoterapi
Imunoterapi digunakan sebagai salah satu pengobatan tambahan bagi penderita kanker. Terapi ini dapat membantu tubuh dalam memperkuat sitem imun tubuh dalam membasmi sel kanker. Seiring bertambahnya usia, sistem imun tubuh manusia menjadi lemah dan mudah terserang virus, hal inilah yang dapat menyebabkan sel kanker berkembang tanpa terkendali. Selain faktor usia, pola hidup tidak sehat dan virus juga dapa menyebabkan sistem imun menjadi lemah dalam melawan berbagai macam penyakit.
Imunoterapi bermanfaat dalam membasmi sel kanker yang masih tersisa dari proses operasi, kemoterapi dan radiasi serta meminimalisir munculnya kembali kanker. Terapi ini tidak memberikan efek samping pada pasien kanker. Proses imunoterapi adalah dengan mengambil darah dari pasien kemudian diproses di laboratorium untuk menghasilkan T cell yang baik, lalu di injeksikan kembali ke dalam tubuh pasien. Pasien rata-rata membutuhkan 5 kali injeksi tergantung dengan kondisi tubuh pasien sendiri.


Senin, 02 Januari 2017

Tomoterapi

Tomoterapi


Penyakit kanker sekarang ini banyak di derita oleh sebagian masyarakat di dunia, penyebabnyapun berbagai macam, ada yan akibat terpapar radiasi atau bahan kimia sampai dengan pola hidup yang kurang sehat dapat menyebabkan penyakit kanker semakin banyak di derita.
Pengobatan kanker sekarang sudah banyak dikembangkan dan penelitian-penelitian semakin banyak dilakukan guna untuk mengobati penyakit ini serta melakukan pencegahannya.
Prosedur pengobatan kanker terdiri dari berbagai macam seperti operasi, radioterapi, kemoterapi, terapi hormon, dll. Dalam bidang radioterapi telah banyak dikembangkan alat yang dapat membasmi jaringan kanker tanpa mempengaruhi jaringan sehat di sekitar kanker, salah satu alatnya adalah Tomoterapi.

Mayoritas masyarakat menengah keatas di Indonesia berobat keluar negeri untuk melakukan pengobatan penyakitnya, salah satu negara yang menjadi favorit adalah singapura dan Malaysia mungkin dikarenakan jarak dua negara ini sangat dekat dengan Indonesia dan sangat mudah ditempuh. Dalam hal ini penulis ingin memberikan pilihan negara lain yang sangat mumpuni dari segi teknologi dan pelayanan medisnya, yaitu Korea Selatan. Dapat dilihat di dalam drama korea maupun video documenter para pasien kanker yang telah berobat di Korea, mereka sebagai pasien sangat diservis dengan pelayanan dan teknologi yang rumah sakit korea tawarkan. Para dokter bekerjasama dalam sebuat tim untuk mengobati pasien sehingga apabila terjadi komplikasi pada bagian organ lain saat operasi, dokter spesialis organ tersebut akan langsung bertindak untuk mengatasinya sehingga tingkat keberhasilan operasi yang dihasilkan dapat lebih tinggi.

Korea Selatan menewarkan harga pengobatan yang lebih kompetitif dengan memberikan servis dan teknologi terbaiknya, bahkan biasanya lebih murah dari berobat di Singapura sekalipun.

Pengertian Tomoterapi

Tomoterapi merupakan bagian dari raditerapi dengan teknologi yang canggih, tomoterapi menggunakan Intensity-Modulated Radiation Therapy (IMRT) untuk mengobati berbagai kanker/tumor. Teknik ini memungkinkan untuk secara langsung menargetkan sinar radiasi pada jaringan yang sakit, sambil tetap menjaga jaringan sehat di sekitarnya dari kerusakan radiasi. Tomoterapi menggunakan CT Scanner yang terpasang untuk menentukan ukuran, bentuk dan lokasi tumor sebelum terapi dilakukan oleh karna itu sinar radiasi dapat dengan tepat ditembakkan mengarah pada seluruh jaringan kanker.

Penyakit yang dapat diobati

Tomoterapi dapat digunakan untuk berbagai macam jenis kanker terutama kanker yang sulit untuk dijangkau seperti kanker kepala dan leher, kanker paru-paru, kanker prostat, dll yang biasanya terletak dekat dengan jaringan vital lainnya karna tomoterapi dapat bergerak dan diarahkan dengan area 360 derajat.
Kanker saraf tulang belakang, kanker limfoma, dan kanker pada pediatric/anak juga dapat menggunakan tomoterapi sebagai salah satu prosedur pengobatannya karna tomoterapi sama dengan proses radiasi biasa tetapi dengan hasil yang lebih baik.

Kekurangan


Tomoterapi masih memberikan efek samping yang dapat merusak jaringan sehat disekitar kanker karna sinar X-ray yang digunakan dipancarkan dengan frekuansi tinggi secara terus menerus walaupun telah diarahkan langsung ke jaringan kanker tapi untuk menembus masuk sinar X-ray harus melewati jaringan sehat lainnya sehingga dapat merusak jaringan sehat disekitar kanker walaupun lebih sedikit dari radiasi konvensional lainnya.

Dalam artikel ini penulis hanya memberikan informasi bagi para pasien yang membutuhkan informasi tentang pengobatan penyakit kanker. Dibawah ini penulis sertakan salah satu Medical Tourism Agency Korea yang akan membantu para pasien yang ingin melakukan pengobatan di Korea. Konsultasi gratis !!!!!


Young International
Medical Tourism Agency
0878 8552 3665
0812 8384 7146
KONSULTASI FREE
www.younginternational.net



Minggu, 25 Desember 2016

Rumah Sakit Terbaik di Korea Selatan (Part 3)

Rumah Sakit Terbaik di Korea Selatan (Part 3)



7.     Pusan National University Hospital

Pusan National University Yangsan Hospital memiliki luas 231,000m2 dan terdiri dari ;

l  Rumah sakit Universitas ,
l  Rumah Sakit Anak,
l  Rumah Sakit Obat Oriental,
l  Rumah sakit rehabilitasi secara independen,

PNUH memiliki total 1.650 tempat tidur rawat inap membuatnya menjadi salah satu rumah sakit terbesar di Korea khususnya kota Busan. Pusan ​​National Hospital Yangsan University memiliki staf yang sangat baik dan sistem informasi medis yang komprehensif (YES), PACS, sistem otomatisasi logistik, infrastruktur kesehatan, state-of-the-art peralatan medis berdasarkan pada layanan medis terbaik.

Melalui sertifikasi IHSG (lembaga internasional), rumah sakit ini diakui sebagai "Rumah Sakit Teraman di Dunia". Sebagai lembaga medis tertinggi di Korea, PNUH memiliki berbagai macam pusat pengobatan dan poliklinik antara lain ;

l  Pusat Penyakit Digestive,
l  Pusat Cardiovascular ,
l  Pusat Saraf,
l  Pusat transplantasi organ,  
l  11 Pusat Khusus dan Klinik Onkologi,
l  23 spesialis klinik.

PNUH memiliki peralatan medis yang berteknologi tinggi yang digunakan untuk membantu proses pengobatan dan memberikan pelayanan terbaik kepada para pasiennya.
Peralatan medis teknilogi tinggi yang terdapat di PNUH sebagai berikut ; Da Vinci Robot, PET Positron Emission Tomography Center, Gamma Knife, Tomo Therapy, MRI (Magnetic Resonance Imaging), 4D CT Simulator, Smart Beam System, Biplane Angiography System with Flat Detector Technology, Lumenis 1 IPL System, HRA², CONFOSCAN4, ICG Angiography Imaging System, TLA (Total Laboratory Automation) System, TCD (Transcranial Doppler Scanner), Luminex 200 System, MALDI-TOF Mass Spectrometry, Oncentra Brachy Planning System, SPECT (Single Photon Emission Computed Tomography), Fluoroscopy, Cerebral blood Test, PACS, dan lainnya.


Dari informasi diatas tidak diragukan lagi pengalaman, pelayanan dan kecanggihan alatnya dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi para pasiennya dan juga rumah sakit ini sudah mendapat pengakuan dari lembaga international sebagai rumah sakit teraman di dunia. 

8.     National Cancer Center

National cancer Center sejak tahun 2008 memiliki lembaga independen baru yang berfungsi sebagai institute pengendali kaker nasional / National Cancer Center Institute (NCCI). NCCI memiliki fungsi yang mencakup ;

1)     Registrasi kanker & statistik,
2)     Deteksi kini kanker,
3)     Pengobatan dan perawatan paliatif,
4)     Pengumpulan dan penyebaran informasi serta pendidikan terkait kanker,
5)     Penilaian risiko kanker dan pencegahan.

NCCI, sebagai organisasi baru, lebih aktif membantu pemerintah dalam merumuskan dan melaksanakan kebijakan nasional terkait kanker.

Rumah Sakit NCC mengadopsi sistem pusat organ-spesifik, khusus untuk 11 jenis kanker paling umum di Korea. Dibandingkan dengan sistem medis tradisional yang menekankan otonomi masing-masing departemen medis dan bedah, sistem unik ini melambangkan "pengobatan kolaboratif" dimana staf medis dari setiap spesialisasi medis bekerja bersama-sama untuk saling membantu menemukan pilihan terbaik bagi pasien.

NCC dikelola oleh spesialis kanker mulai dari medis, bedah, ahli onkologi radiologi sampai perawat onkologi, teknologi dan staf pendukung lainnya, masing-masing pusat mencoba yang terbaik untuk memberikan pasien perawatan terbaik dengan membiarkan pasien menerima konsultasi terkoordinasi dan perawatan. Sistem ini dirancang untuk memaksimalkan kepuasan pelanggan melalui pendekatan multidisiplin untuk mengobati kanker.

Salah satu fungsi penting NCC adalah untuk melakukan penelitian mandiri dan mendukung kegiatan penelitian komunitas kanker Korea. NCCI berupaya untuk mengembangkan program yang intra dan ekstra mural melalui teknologi inovatif untuk mencegah, mendiagnosa, mengobati dan memprediksi kanker. Kegiatan penelitian ini berpusat pada  enam kanker yang paling umum di Korea seperti ; perut, hati, paru-paru, colorectum, payudara, cervix uteri. Selain itu, lembaga ini juga mengumpulkan dan menganalisis informasi global terbaru tentang tren dalam penelitian kanker dan menyebarkan data ke komunitas kanker di Korea.

NCC memiliki pusat terpi proton sendiri untuk mengobati para pasien kankernya, terapi proton merupakan terobosan terbaru dan tercanggih dalam bidang pengobatan kanker karna pasien dapat sembuh dari penyakit kankernya tanpa melalui operasi dan mendapat efek samping yang sangat kecil dibandingkan dengan terapi radioterapi konvensional lainnya.
Rumah sakit ini dapat menjadi rekomendasi untuk pengobatan kanker non-operasinya ni teman-teman.

(Part 3)

Masih banyak rumah sakit lainnya yang akan penulis bahas dalam blog ini tapi sabar ya guys….
Penulis baru sempat cari-cari informasinya saat off kerja aja ni..hehe
Anyway semoga dapat membantu teman-teman yang lagi cari-cari informasi rumah sakit di Korea ya… Happy Weekend All………………………… JJJ

Young International
Medical Tourism Agency
+62 878 8552 3665
+62 812 8384 7146
= KONSULTASI GRATIS =




Rumah Sakit Terbaik di Korea Selatan (Part 2)



Rumah Sakit Terbaik di Korea Selatan (Part 2)

Sebelumnya penulis sudah membahas sebagian besar rumah sakit terbaik di Korea,
sekarang penulis tambahkan informasi lainnya tentang rumah sakit yang lainnya ya guys........
maaf klo penulis banyak salah atau kurang lengkap ya..hehe
Semoga membantu :)

5.     Hanyang University Medical Center

HYUMC adalah sebuah lembaga penelitian medis yang berniat untuk menjadi pusat medis di Asia. Universitas telah memproduksi dokter dan perawat dengan bakat yang berbeda-beda. HYUMC memiliki dua rumah sakit universitas yang terletak di Seoul dan Guri yang mana menyediakan penelitian medis dan pusat layanan medis untuk pasien yang paling canggih.
HYUMC Seoul menyediakan 840 tempat tidur, 25 departemen spesialisasi, 700 dokter dan 2.200 teknisi medis dan peneliti. HYUMC Guri menyediakan 610 tempat tidur dan berkembang pesat dengan kinerja yang nyata dari penelitian medis di dunia akademis.

Operasi robotik banyak dilakukan di rumah sakit ini bahkan untuk pengobatan kanker, jantung dan syaraf sekalipun. Prosedur ini sudah banyak diterapkan dalam bebagai macam jenis kanker dan memberikan hasil yang sangat baik sehingga pengalam para dokternya tidak diragukan lagi.
HYUMC memiliki berbagai macam spesialisasi khususnya dalam Penyakit rematik dan merupakan rumah sakit international yang memimpin dalam memberikan pelayanan medis terbaik untuk pasien asing dari seluruh dunia.

HYUMC dibagi menjadi 3 departemen, yaitu ;

*  Hanyang University Seoul Hospital

Rumah sakit ini berada di Seoul sesuai namanya dan memiliki 31 pusat pengobatan untuk masing-masing jenis penyakit.

*  Hanyang University Guri Hospital

Rumah sakit yang terletak di daerah Guri ini memiliki 29 pusat pengobatan di dalam rumah sakitnya sehinga pasien dapat dengan mudah mengakses dari satu pusat pengobatan ke pusat pengobatan lainnya karna terdapat dalam satu komplek.

*  Hospital for Rheumatic Diseases

Rumah sakit ini khusus menangani penyakit rematik, penyakit rematik umum seperti osteoarthritis, rheumatoid arthritis, lupus eritematosus sistemik, ankylosing spondylitis, dan asam urat, dan juga juga memiliki pengalaman yang luas dan praktek kelas dunia dalam penyakit kurang umum seperti sclerosis sistemik, miopati inflamasi, penyakit onset-Still’s dewasa, vaskulitis, penyakit behçet, dan fibromyalgia.

6.     Konkuk University Medical Center

KUMC telah berdiri sejak tahun 1930 yang merupakan waktu yang cukup lama dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pada tahun 2005 KUMC memperbarui segala pelayanan kesehatan dan peralatan medis mereka guna mengikuti perkembangan medis yang telah banyak berkembang dalam segala bidang.

KUMC menyediakan 870 tempat tidur rawat inap yang terdapat pada lahan 83.000m2 terdiri dari 13 lantai di atas tanah dan 4 lantai di bawah tanah selain itu rumah sakit ini telah mengadopsi sistem bagan medis yang sepenuhnya digital guna memberikan pelayanan medis yang optimal bagi para pasiennya. Para praktisi medis dan staf medis bekerja sama dalam memberikan pelayanan yang terbaik bagi kesehatan pasien dengan standar kesehatan yang tinggi. KUMC akan terus tumbuh untuk menjadi pusat medis global terbaik dan berupaya semaksimal mungkin dalam pengobatan para pasiennya.

KUMC memiliki berbagai macam pusat spesialis antara lain ;

*  Pusat Kanker Payudara,
*  Pusat Kanker Disgestiv,
*  Pusat Kanker Organ Intim dan Kewanitaan,
*  Pusat Kanker Kepala dan leher,
*  Pusat Kanker paru-paru,
*  Pusat kanker Usus,
*  Pusat kanker gastric,
*  Pusat kanker Tiroid,
*  Pusat Jantung,
*  Pusat Diabetes mellitus,
*  Pusat Ilmu Saraf, Pusat Gamma Knife,
*  Pusat Transplantasi Organ,
*  Pusat Percobaan klinikal,
*  Pusat Perawatan Kesehatan (Medical Check-Up),
*  Pusat Tulang dan Sendi. 


KUMC menawarkan spesialisasi pengobatan yang sangat lengkap untuk menunjang kinerjanya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para pasien.
Untuk merasakan pengalaman berobat yang didukung dengan teknologi canggih, rumah sakit ini rekomen banget deh teman-teman. 

 (Part 2)


Young International
Medical Tourism Agency
+62 878 8552 3665
+62 812 8384 7146
= KONSULTASI GRATIS =


Selasa, 20 Desember 2016

Rumah Sakit Terbaik di Korea Selatan (Part 1)


Rumah Sakit Terbaik di Korea Selatan

Di Korea Selatan standar kesehatan semakin ditingkatkan, banyak warganya yang telah sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, medical check-up secara berkala pun telah banyak dilakukan untuk mencegah penyakit berbahaya terdeteksi terlambat.

Penulis akan memberikan beberapa informasi tentang sebagian rumah sakit terbaik di Korea, tulisan ini dibuat tidak berurutan jadi bukan berarti yang yang terakhir yang buruk pelayannnya ya,, semua rumah sakit memberikan pelayanan terbaik dengan standar international.
Semoga membantu dan selamat membaca guys…….

1.     Samsung Medical Center

SMC merupakan salah satu rumah sakit terbesar di Korea dengan luas area 13,461m2, , memiliki 1,979 tempat tidur, 1,400 dokter, 2,600 perawat, 1,100 peneliti, dan 2,900 farmasi & teknisi medis. SMC melayani lebih dari 2,027,211 pasien rawat jalan, 76,496 pasien gawat darurat, 85,208 pasien rawat jalan dan 45,800 operasi tiap tahunnya.

SMC merupakan rumah sakit swasta satu-satunya di Korea yang memiliki mesin Terapi Proton yang merupakan peralatan terbaru dalam pengobatan penyakit kanker, baik pada anak maupun dewasa. Pusat terapi proton memiliki satu gedung tersendiri sehingga pasien dapat lebih nyaman apabila melakukan perawatan.  .

Teknologi medis di SMC sudah tidak diragukan lagi karna banyak terdapat peralatan medis modern dan canggih di rumah sakit ini sehingga pelayanan kesehatan yang diberikan dan dihasilkan pun sangat baik.

Sekarang ini SMC telah banyak memiliki pengalaman dalam pengobatan kankernya termasuk prosedur operasi karna telah didukung oleh peralatan yang modern sehingga operasi robitik merupakan hal yang telah biasa dilakukan dengan hasil memuaskan. Operasi robotik banyak digunakan untuk operasi kanker karna memerlukan perhatian yang lebih detail seperti kanker prostat, kanker serviks, kanker hati, kanker paru-paru, dan hampir semua jenis kanker lainnya.

2.     Yonsei University Heath System

Yonsei University Health System biasa disebut Severance Hospital. Severance hospital terletak di daerah sinchon dan Gangnam. Severance Hospital memiliki banyak cabang rumah sakit seperti pusat kanker, rumah sakit rehabilitasi, rumah sakit jantung, rumah sakit anak, rumah sakit mata dan THT, dan rumah sakit gigi.

Severance Hospital memiliki pengalaman yang cukup banyak dalam menangani penyakit-penyakit serius karna mereka memiliki pusat pengobatan penyakit sendiri-sendiri seperti pusat kanker yang hanya fokus pada pengobatan dan penelitian tentang kanker saja. Kanker merupakan penyakit yang bagi sebagian orang merupakan penyakit yang mengerikan tetapi pasien tidak perlu takut karna sekarang ini teknologi medis telah berkembang pesat terutama di Korea sehingga kanker dapat diobati secara maksimal

Severance Hospital memiliki 2,053 dokter, 2,530 perawat, dan 3,608 teknisi medis lainnya, rumah sakit ini menangani  71,292 operasi tiap tahunnya. Severance Hospital melayani 3,000,000 pasien rawat jalan dan 1,000,000 pasien rawat inap tiap tahunnya.

3.     Korea University Medical Center

Korea University Medical Center memiiki 3 rumah sakit utama yaitu Anam Hospital, Guro Hospital, dan Ansan Hospital, masing-masing rumah sakit memiliki pusat pengobatan khusus sendiri sehingga rumah sakit ini menjadi salah satu rumah sakit terbesar di wilayahnya masing-masing. Anam Hospital salah satunya memiliki pusat pengobatan jantung yang sudah terkenal di seluruh dunia dengan metode radio frekuensi ablasi, rumah sakit ini telah melakukan lebih dari 3,000 prosedur radio frekuensi ablasi sehingga tidak perlu diragukan lagi keahliannya.

Korea University Medical Center melakukan banyak penelitian, pelayanan masyarakat, serta menjadi sukarelawan di berbagai lokasi bencana dunia maupun di Korea Selatan sendiri. Sebagai salah satu rumah sakit terbesar di Korea Selatan, Korea University Medical Center memiliki teknologi medis yang sangat modern.

Korea University Medical Center memiliki 2,629 tempat tidur, 2,600 tempat tidur operasi, 1,502 dokter, 2,269 perawat, dan 2,400 farmasi & teknisi medis. Rumah sakit ini melayani 2,392,083 pasien rawat jalan dan 760,601 pasien rawat inap tiap tahunnya.

4.     ASAN Medical Center

Asan Medical Center/ AMC merupakan salah satu rumah sakit terbesar di Korea dengan memiliki total 2,700 tempat tidur dan luas area 85,000m2. AMC melayani  3,973,390 pasien rawat jalan, 920,895 pasien rawat inap,108,405 pasien gawat darurat, dan melakukan 60,999 operasi tiap tahunnya.


Sebagai rumah sakit terbaik di Korea, AMC memiliki banyak pengalaman dalam menangani berbagai macam penyakit serius seperti kanker, jantung, syaraf, dan lain sebagainya. Banyak pasien dari berbagai negara telah berobat di rumah sakit ini karna AMC memiliki departeman International Healthcare Service yang sangat membantu sekali bagi pasien international yang berobat di AMC. Pasien asing yang berobat di sini kebanyakan menderita pengakit kanker, mereka percaya dengan teknologi yang dimiliki rumah sakit di Korea mampu membantu mereka untuk sembuh ataupun hanya sekedar meringankan penyakit mereka dan harga yang diberikanpun masih masuk akal bahkan jauh lebih murah dari Amerika Serikat, Jepang, Singapura, serta beberapa negara lainnya.

(Part 1)

Rumah sakit yang lainnya penulis sambung lagi besok ya guys!!!
Cari-cari lagi informasinya..hehe



Young International
Medical Tourism Agency
+62 878 8552 3665
+62 812 8384 7146
= KONSULTASI GRATIS =
www.younginternational.net 



Sabtu, 17 Desember 2016

Terapi Proton untuk Kanker pada Anak

Terapi Proton untuk Kanker pada Anak

Terapi proton termasuk dalam bagain radioterapi dengan perbedaan pada sinar yang digunakan, pada terapi proton yang digunakan adalah sinar proton sedangkan radioterapi menggunakn sinar x-ray dalam penggunaannya.

Terapi proton bekerja sama dengan radioterapi lainnya yang berbeda adalah cara kerja sinar proton bergerak menuju jaringan kanker, pada terpai proton ini sinar proton masuk ke jaringan sehat sekitar jaringan kanker dengan frekuensi yang sangat kecil dan pada saat sampai pada jaringan kanker sinar proton akan memancarkan energi maksimumnya kemudian hilang seketika sehingga jaringan sehat di bagian belakang kanker mendapat sedikit sekali efek samaping atau tidak terkena efek samping sama sekali.

Terapi proton sangat bagus untuk pengobatan kanker pada anak-anak. Tubuh anak-anak tidak kuat terhadap paparan sinar radiasi terlalu banyak yang disebabkan oleh radioterapi konvensional yang ada selama ini. Terapi proton telah terbukti memberikan efek yang sangat baik terhadap pengobatan penyakit kanker pada anak-anak. Anak dengan kanker pada otak, kepala, leher, tulang belakang, hati, paru-paru, dan bagian sensitif lainnya akan sangat bermanfaat apabila dilakukan pengobatan dengan terapi proton  karna terapi proton dapat mentargetkan sinar proton langsung pada area tumor/kanker.

Berikut beberapa jenis kanker pada anak yang bisa diobati dengan terapi proton ;

l  Astrocytoma
l  Brain Tumor
l  Choriocarconoma
l  Craniopharyngioma
l  Ependymoma
l  Ewing’s Sarcoma
l  Glioblastoma
l  Glioma
l  Intracranial germ cell tumors (germinoma)
l  Optic pathway/ hypothalamic glioma
l  Medulloblastoma
l  Meningioma
l  Neuroblastoma
l  Optic Nerve Tumors
l  Retinoblastoma
l  Primitive neuro-ectodermal tumor (PNET)
l  Rhabdomyosarcoma
l  Osteosarcoma
l  Teratoma

Penelitian menunjukan terapi proton memberikan hasil yang sama baiknya dengan terapi sinar X-ray tetapi terapi proton memberikan efek samping yang sangat minim dibandingakan dengan terapi sinar X-ray, hal ini sangat baik untuk tumbuh kembang anak karna anak masih dalam masa pertumbuhan sehingga efek samping jangka panjang yang buruk dapat sangat mengganggu, dengan terapi proton efek samping dapat diminimalisir.

Young International
Medical Travel Agency
+ 62 878 8552 3665
Konsultasi GRATIS